Home » » Investasi Penghujung Tahun

Investasi Penghujung Tahun

Written By ZoelBathosai krewak on Senin, Desember 19, 2011 | 9:47 AM

Apa itu di sebut peruntungan atau bukan, tapi saham merupakan investasi yang memerlukan analisa yang mendalam dari berbagai aspek, sosial, politik, ekonomi, keamanan. Semuanya di analisa dengan baik, karena faktor-faktor tersebut sangat mempengaruhi naik turunnya harga saham.
Berikut ini kutipan yang saya ambil dari inilah.com yang merupakan saham-saham pilihan di penghujung 2011
 
 "Di atas semua itu, Irwan merinci saham-saham yang jadi primadona baik second liner maupun bluechips. Menurutnya, setelah second liner bergerak, sekarang saham-saham bluechips yang mengalami pergerakan berarti. "Tapi, saham-saham second liner pun masih mengalami pergerakan," timpalnya.

Saham-saham bluchips pilihannya adalah PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Negara Indoensia (BBNI), PT Jasa Marga (JSMR) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS). Lalu, PT Astra Internasional (ASII), PT Astra Agro Lestari (AALI), dan PT United Tractor (UNTR).

Untuk secondliner, PT Wijaya Karya (WIKA), PT Adhi Karya (ADHI), PT Pembangunan Perumahan (PTPP), PT Indofarma (INAF), PT Kimia Farma (KAEF), PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), dan PT Bakrieland Development (ELTY).

Untuk jangka panjang, menurut Irwan, saham-saham grup Panin juga menarik seperti PT Asuransi Multi Artha Guna (AMAG), PT Clipan Finance Indonesia (CFIN), PT Panin Insurance (PNIN), PT Panin Life (PNLF).

Di sektor batu bara, PT Adaro Energy (ADRO), PT Indika Energy (INDY), PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Harum Energy (HRUM).

Di sektor properti, PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Bukit Sentul City (BKSL), PT Lippo Cikarang (LPCK), PT Summarecon Agung (SMRA), PT Ciputra Development (CTRA), PT Ciputra Property (CTRP), PT Bumi Serpong Damai (BSDE), dan PT Dharmala Intiland (DILD).

Lalu, PT Media Nusantara Citra (MNCN) dan PT Bhakti Investama (BHIT) yang cenderung menguat karena agresifnya grup ini untuk ekspansi. "Jika valuasinya murah, kita investasi langsung pada saham-saham tersebut. Tapi, bagi investor yang time line-nya pendek, trading berdasarkan grafik saja. Jangan lupa cek grafiknya. Sebab, saham-saham tersebut adalah primadona sebelum 2011 berakhir hingga 2012," imbuh Irwan Ariston."

Share this article :

0 Komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Numpang Lewat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger